7 Kesalahan Menyewakan Apartemen yang Merugikan

7 Kesalahan Menyewakan Apartemen yang Merugikan

Kesalahan menyewakan apartemen sering terjadi bagi para pemilik apartemen yang tidak teliti ketika bertransaksi. Pengalaman yang minim dalam hal bisnis properti juga bisa menjadi salah satu alasan seseorang melakukan kesalahan ketika menyewakan apartemen sehingga berujung pada kerugian.

Sebaiknya sebelum menyewakan apartemen, Anda harus memahami apa saja kesalahan yang sering dilakukan penyewa apartemen sehingga bisa menghindarinya.

Inilah 7 Kesalahan Menyewakan Apartemen yang Sering Terjadi

Dilansir dari https://www.harapanrakyat.com/ berikut ini 7 kesalahan merugikan ketika menyewakan apartemenyang harus Anda hindari:

  1. Selalu Berfikir Apartemen Akan Selalu Penuh Oleh Penyewa

Selalu berfikir bahwa apartemen akan selalu penuh oleh penyewa merupakan kesalahan menyewakan apartemen yang harus Anda hindari. Hal tersebut bisa merugikan terutama bagi penyewa yang membeli apartemen secara kredit.

Apartemen yang tidak terisi lama membuat Anda tidak memiliki pemasukan untuk membayar kredit tersebut sehingga harus mencari cara lain untuk membayarnya.Sebaiknya Anda menyiapkan strategi dari awal jika apartemen tidak terisi penuh sehingga bisa mengatasi berbagai masalah yang mungkin timbul nantinya.

  1. Tidak Teliti Ketika Memilih Penyewa

Mendapatkan penyewa merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri bagi pemilik apartemen. Saking bahagianya, sering kali pemilik apartemen mengabaikan latar belakang penyewa dan langsung menyetujuinya untuk tinggal di apartemen.

Hal tersebut sama saja Anda mengundang orang asing ke dalam rumah tanpa memperhatikan kemungkinan dirugikan. Cara terbaik untuk melihat latar belakang penyewa adalah dengan mengisi formulir khusus berkaitan tentang informasi dan profil calon penyewa apartemen.

  1. Menganggap Penyewaan Apartemen Bukan Sebuah Bisnis

Tidak semua pemilik apartemen bertujuan menjadikan penyewaan apartemen sebagai sebuah bisnis. Pemilik yang bertujuan menjadikan penyewaan apartemen sebagai bisnis akan lebih serius dalam mengelolanya dibandingkan dengan pemilik yang tidak bertujuan menjadikannya sebagai bisnis.

Anggap penyewaan apartemen sebagai bisnis dengan membuat rekening sendiri sehingga dananya terpisah dari dana kehidupan sehari-hari. Anda juga harus membayar pajak properti sesuai ketentuan agar terhindar dari masalah hukum.

  1. Mengabaikan Biaya Lain-Lain Dalam Perjanjian

Mengabaikan biaya lain-lain dalam perjanjian merupakan kesalahan menyewakan apartemen yang cukup fatal. Anda bisa mengalami kerugian yang cukup tinggi jika mengabaikan biaya seperti biaya perbaikan dan biaya pemeliharaan. Apalagi biaya lain-lain tersebut tidak murah untuk properti sekelas apartemen.

Jika penyewa wajib membayar iuran maka pemilik wajib untuk merawat apartemen. Dengan seperti itu penyewa akan merasa nyaman bahkan penyewa baru bisa dengan mudah berdatangan. Untuk menyiapkan biaya lain-lain yang tinggi, Anda bisa berinvestasi pada peertopeerlending.

  1. Tidak Menyiapkan Kontrak Tertulis

Kontrak tertulis merupakan hal yang wajib disiapkan dalam melakukan berbagai jenis transaksi termasuk dengan penyewaan apartemen. Masih banyak pemilik apartemen yang mengabaikan kontrak tertulis karena berbagai alasan seperti tidak paham bahwa kontrak ini sangat penting.

Tidak hanya berfungsi sebagai arsip saja, kontrak tertulis dengan materai dan tanda tangan bisa menjadi bukti jika sewaktu-waktu ada masalah yang terjadi antara penyewa dan pemilik apartemen. Anda harus menyiapkan kontrak tersebut dengan baik untuk memenangkan masalah hukum yang mungkin terjadi.

  1. Tidak Menyimpan Interaksi Ketika Bertransaksi

Tidak menyimpan interaksi penting saat bertransaksi menjadi kesalahan menyewakan apartemen yang paling sering dilakukan oleh penyewa. Banyak penyewa yang merasa hal tersebut tidak penting dan terlalu berlebihan dalam bisnis penyewaan apartemen. Padahal sebenarnya hal tersebut cukup penting untuk dilakukan mengingat kesalahan penyewa bisa saja terjadi.

Interaksi penting yang bisa direkam memang bersifat pribadi misalnya seperti rekaman telepon, percakapan, pesan, atau video CCTV. Untuk menghindari penyewa merasa privasinya diganggu, Anda bisa meminta izin sebelum menyimpan interaksi tersebut.

  1. Tidak Memberikan Aturan Penyewaan

Cukup banyak pemilik apartemen yang tidak memberikan aturan penyewaan demi kenyamanan penyewa. Bagi penyewa hal tersebut memang menguntungkan, namun bagi pemilik apartemen bisa merugikan di kemudian hari. Aturan penyewaan dapat meminimalisir kesalahan dan pelanggaran penyewa saat menempati apartemen Anda.

Selain mengetahui kesalahan, pemilik apartemen juga harus menyiapkan strategi agar apartemennya diminati misalnya seperti fasilitas dan kenyamanan yang mendukung. Anda bisa berdiskusi dengan pengelola lain jika terjadi kesalahan yang tidak diinginkan. Semoga dengan mengetahui 7 kesalahan menyewakan apartemen tersebut dapat meminimalisir kerugian yang Anda dapatkan.

admin

shares