Teknik Pintar Menerapkan Pop-up Shop untuk Brand Awareness

Teknik Pintar Menerapkan Pop-up Shop untuk Brand Awareness

Di zaman milenial ini, sudah tidak jarang lagi pengusaha retail offline mentransisi bisnisnya ke e-commerce atau online shop. Mengingat semakin banyaknya konsumen yang tidak ingin capek-capek jalan ke toko untuk mencari barang yang diinginkannya. Tapi, bukan hanya konsumen online saja yang ramai, melainkan juga konsumen toko fisik.

Pengusaha retail masih mempercayai kalau toko fisik masih banyak yang memanfaatkannya, bahkan permintaannya masih terbilang tinggi. Menurut data survey yang dilakukan tahun 2018, sekitar 79% masyarakat Indonesia masih mau berbelanja di toko fisik, bahkan kebanyakan dari mereka merelakan waktunya berjam-jam untuk mencari barang yang diinginkan dibandingkan di toko online.

Yang menjadi masalah adalah para pengusaha toko offline yang sifatnya permanen harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, ditambah dengan tenaga dan waktu yang banyak, sehingga tidak gampang menjalankan bisnis retail. Tapi, sekarang ini sudah ada opsi yang lebih efesien yaitu membuka gerai sementara atau disebut sebagai pop-up shop.

Konsep toko itu sudah lama diterapkan oleh pengusaha retail di seluruh dunia, bahkan pengusaha di Indonesia semakin banyak menerapkannya agar biaya usahanya semakin mudah ditekan. Yang membedakannya dari toko permanen yaitu tujuannya.

Toko permanen lebih melihat penjualannya, sedangkan toko sementara lebih berfokus untuk meningkatkan brand awarness. Buat kamu yang mau menjalankan bisnis yang satu itu, kamu harus kenali dulu teknik-tekniknya seperti di bawah ini.

  1. Gunakan tema yang relevan

Sebelum kamu memulai membuka bisnisnya, pikirkan dulu tema apa yang mau kamu gunakan untuk gerai sementara kamu itu. Tidak usah pakai tema yang terlalu kompleks. Pikirkan saja tema yang bisa menarik minat konsumen. Selain itu, kamu juga harus mencari tahu hal apa yang sedang menjadi trend di kalangan target konsumen.

Pikirkan juga konsep yang bagaimana untuk membuat pengunjung mau betah berlama-lama di toko kamu. Tentukan tema yang kreatif dan jarang digunakan orang alias unik agar bisa membantu kamu menarik lebih banyak konsumen. Sudah banyak yang membuktikan kalau tema yang unik akan gampang menarik perhatian konsumen, karena itu kamu juga harus memanfaatkannya.

Tapi yang perlu kamu perhatikan adalah berhati-hati saat sedang mencari temanya. Sesuaikan dengan brand kamu dan jangan asal pilih tema yang sekedar bagus saja. Tentukan tema yang membuat konsumen gampang mengingat barang kamu.

  1. Tentukan lokasi yang tepat

Kalau sudah menentukan tema yang pas buat pop-up shop kamu, selanjutnya kamu harus mempertimbangkan lokasi gerainya di mana. Jangan asal pilih lokasi karena kamu perlu memilih lokasi yang strategis dan gampang dijangkau oleh target market kamu. Selain itu, jangan lupa untuk memastikan apakah tempatnya banyak diketahui masyarakat atau tidak.

Poin ini memang cukup susah, apalagi brand kamu sudah sangat umum di pasaran. Berada di lokasi yang sama dengan kompetitor tentu harus membuat kamu bekerja ekstra untuk menarik minat konsumen. Tapi, kalau kamu mau mengurangi kompetitornya, tidak masalah kamu membuka gerai sementara di lokasi yang termasuk one of kind.

  1. Berkolaborasi dengan pihak lain

Agar gerai sementara kamu semakin dikenal orang, sebaiknya kamu juga harus bekerja sama dengan pihak lain. Kamu bisa berkolaborasi dengan pihak event-event tertentu, seperti konser, festival, dan sejenisnya agar konsumen semakin banyak tertarik dengan brand kamu. Kamu yang menggunakan kesempatan event pastinya brand buatanmu akan semakin dikenal publik.

  1. Promosikan online

Jangan sepelekan toko sementara yang sifatnya tidak berlangsung lama. Kamu juga harus mempromosikannya dalam media online untuk menaikan brand awareness kamu. Biasanya pengusaha pop-up shop akan mempromosikan besar-besaran beberapa bulan sebelum pembukaan di media online. Tentu saja hal itu akan membuat orang penasaran dan ramai saat pembukaannya.

Manfaatkan saja media sosial yang semakin umum digunakan masyarakat, apalagi semua kalangan sudah lihai menggunakannya. Tapi kalau kamu punya anggaran lebih, tidak masalah kamu mempromosikannya dengan memakai influencer. Followers-nya yang jumlahnya ribuan hingga jutaan itu tidak hanya membawa pengikutnya ke toko kamu, tapi juga mengenalkan brand kamu ke publik yang lebih luas.

Pertimbangkan baik-baik saat kamu mau membuka jenis shop ini. Kalau kamu masih bingung, tanyalah langsung ke orang yang lebih paham tentang bisnis yang satu ini. Daripada kamu mengeluarkan banyak uang, sebaiknya cobalah membuka gerai sementara buat kamu yang beranggaran terbatas.

admin

shares